Posted by : Unknown Selasa, 04 Oktober 2016

Data link layer merupakan salah satu bagian layer atau lapisan yang terdapat pada sebuah sistem OSI Reference Model. Sistem OSI reference model ini mengacu pada suatu sistem atau model yang digunakan dalam implementasi sebuah jaringan. Dalam pengaplikasiannya, OSI Reference model ini terdiri dari 7 buah layer atau lapisan. Salah satu lapisan yang masuk ke dalam model OSI layer ini adalah lapisan data link layer.

  

ada beberapa fungsi dan juga tugas lainnya dari data link layer. Berikut ini adalah fungsi dan tugas lainnya dari data link layer :
  1. Melakukan proses grouping secara logic
Fungsi pertama dari data link layer adalah melakukan proses grouping pada paket data yang ditransmisikan melalui jaringan. Proses grouping, sesuai namanya, merupakan proses pengelompokkan kembali. Yang dikelompokkan kembali adalah data yang sebelumnya dipecah dan terbagi pada saat proses transmisi data berlangsung. Proses ini kemudian membuat pecahan dan bagian data tersebut menjadi satu kesatuan data utuh, yang siap ditransmisikan menuju layer berikut. Perlu diketahui, proses penyatuan atau grouping data ini dilakukan secara logic, dan tidak menggunakan alat fisik.
  1. Menyediakan akses ke dalam media menggunakan MAC Address
MAC address merupakan sebuah alamat atau kode alamat yang trcetak secara fisik. MAC address ini memiliki fungsi untuk membantu proses pengeiriman dan juga menerimaan data yang terhubung ke dalam jaringan. Untuk dapat menggunakan fungsi dari MAC address ini, maka data link layer menunjukkan perannya.
Data link layer merupakan lapisan pada OSI layer yang menyediakan akses dari suatu jaringan komputer ke dalam media tertentu denan menggunakan sistem pengalamatan menggunakan MAC address. Dengan begitu, setiap proses transmisi yang berlansung di dalam suatu jaringan memiliki akses tersendiri terhadap pengalamatan menggunakan MAC address.
  1. Mendeteksi kesalahan pengiriman dan penerimaan paket data dan melakukan proses pengkoreksian
Fungsi berikutnya dari data link layer adalah untuk melakukan proses pendeteksian kesalahan pengiriman dan juga penerimaan paket data yang terjadi selama proses transmisi data berlangsung. Kesalahan pengiriman ini bisa saja terjadi, terutama ketika jaringan mengalami masalah pada alamat yang akan dituju. Sudah merupakan fungsi dasar dari data link layer ini untuk mendeteksi masalah yang muncul tersebut.



Deteksi dan Koreksi Kesalahan Data Link Layer

1.MASALAH-MASALAH RANCANGAN DATA LINK LAYER
Data  link  layer  memiliki  beberapa  fungsi  spesifik.  Fungsi-fungsi  ini  meliputi
penyediaan  interface  layanan-layanan  baik  bagi  network  layer,  penentuan  cara
pengelompokan  bit  dari  physical  layer  ke  dalam  frame,  hal-hal  yang  berkaitan  dengan
error  transmisi,  dan  pengaturan  aliran  frame  sehingga  receiver  yang  lambat  tidak  akan
terbanjiri oleh pengirim yang cepat.
 
2. LAYANAN YANG DISEDIAKAN BAGI NETWORK LAYER
Fungsi  data  link  layer  adalah  menyediakan  layanan  bagi  network  layer.  layanannya
yang  penting  adalah  pemindahan  data  dari  network  layer  di  mesin  sumber  ke  network
layer di mesin yang dituju. Tugas data link adalah mentransmisikan bit-bit ke mesin yang
dituju, sehingga bit-bit tersebut dapat diserahkan ke network layer.
 
Tiga layanan dari Data Link Layer :
1. Layanan Unacknowledged Connec-tion Less
2. Layanan Acknowledged Connection-Less
3. Layanan Acknowledged Connection-Oriented
 

1. Layanan Unacknowledged Connectionless
Yaitu  dimana  mesin  sumber  mengirimkan  sejumlah  frame  ke  mesin  yang  dituju
dengan  tidak  memberikan  acknowledgment  bagi  diterimanya  frame-frame  tersebut.
Tidak  ada  koneksi  yang  dibuat  baik  sebelum  atau  sesudah  dikirimkannya  frame.  Bila
sebuah  frame  hilang  sehubungan  dengan  adanya  noise,  maka  tidak  ada  usaha  untuk
memperbaiki  masalah  tersebu  di  data  link  layer.  Jenis  layanan  ini  cocok  bila  laju  error
sangat  rendah,  sehingga  recovery  bisa  dilakukan  oleh  layer  yang  lebih  tinggi.  Layanan
ini  sesuai  untuk  lalu  lintas  real  time,  seperti  percakapan,  dimana  data  yang  terlambat
dianggap  lebih  buruk  dibanding  data  yang  buruk.  Sebagian  besar  LAN  menggunakan
layanan unacknowledgment connectionless pada data link layer.
 

2. Layanan Acknowledged Connectionless
Layanan  inipun  tidak  menggunakan  koneksi,  akan  tetapi  setiap  frame  dikirimkan
secara  independent  dan  secara  acknowledgment.  Dalam  hal  ini,  si  pengirim  akan
mengetahui  apakah  frame  yang  dikirimkan  ke  mesin  tujuan  telah  diterima  dengan  baik
atau  tidak.  Bila  ternyata  belum  tiba  pada  interval  waktu  yang  telah  ditentukan,  maka
frame  akan  dikirimkan  kembali,  mungkin  saja  hilangnya  acknowledgment  akan  menyebabkan sebuah frame perlu dikirimkan beberapa kali dan akan diterima beberapa kali  juga.  Layanan  ini  akan  bermanfaat  untuk  saluran  unreliablem,  seperti  sistem  tanpa kabel.
 

3. Layanan Acknowledged Connection Oriented
Dengan  layanan  ini,  mesin  sumber  dan  tujuan  membuat  koneksi  sebelum
memindahkan datanya. Setiap frame yang dikirim tentu saja diterima. Selain itu, layanan
ini  menjamin  bahwa  setiap  frame  yang  diterima  benar-benar  hanya  sekali  dan  semua
frame  diterima  dalam  urutan  yang  benar.Layanan  ini  juga  menyediakan  proses-proses
network  layer  dengan  ekivalen  aliran  bit  reliabel.Pada  layanan  connection-oriented
dipakai,  pemindahan  data  mengalami  tiga  fase  (tahap).  Fase  I  koneksi  ditentukan
dengan  membuat  kedua  mesin  menginisialisasi  variabel-variabel  dan  counter  yang
diperlukan  untuk  mengawasi  frame  yang  mana  yang  telah  diterima  dan  mana  yang
belum.  Fase  II,  satu  frame  atau  lebih  mulai  ditransmisikan.  Fase  III  koneksi  dilepaskna,
pembebasan  variabel,  buffer,  dan  resource  lainnya  yang  dipakai  untuk  menjaga
berlangsungnya koneksi.



SWITCH SEBAGAI MULTI-PORT BRIGDE


Switch jaringan  (atau  switch  untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan  bridging  transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC). Switch  mengacu pada multi-port jembatan jaringan yang proses dan rute data pada data link layer (lapisan 2) dari model OSI . Switch mengolah data tambahan pada lapisan jaringan (lapisan 3) .
Switch dikatakan sebagai  multi-port  bridge  karena mempunyai  collision domain  dan  broadcast domain  tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan  komputer  atau  router  ke  hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada  lapisan  data link, cara kerja switch  hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

MAC address

 

  • Pengertian
MAC Address (Media Access Control Address) adalah., sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Ethernet, MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address, physical address, atau hardware address.
  • Cara Kerja
MAC Address mengizinkan perangkat-perangkat dalam jaringan agar dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh, dalam sebuah jaringan berbasis teknologi Ethernet, setiap header dalam frame Ethernet mengandung informasi mengenai MAC address dari komputer sumber (source) dan MAC address dari komputer tujuan (destination). Beberapa perangkat, seperti halnya bridge dan switch Layer-2 akan melihat pada informasi MAC address dari komputer sumber dari setiap frame yang ia terima dan menggunakan informasi MAC address ini untuk membuat "tabel routing" internal secara dinamis. Perangkat-perangkat tersebut pun kemudian menggunakan tabel yang baru dibuat itu untuk meneruskan frame yang ia terima ke sebuah port atau segmen jaringan tertentu di mana komputer atau node yang memiliki MAC address tujuan berada.
  • Pengalamatan
Dalam sebuah komputer, MAC address ditetapkan ke sebuah kartu jaringan (network interface card/NIC) yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang bersangkutan ke jaringan. MAC Address umumnya tidak dapat diubah karena telah dimasukkan ke dalam ROM. Beberapa kartu jaringan menyediakan utilitas yang mengizinkan pengguna untuk mengubah MAC address, meski hal ini kurang disarankan. Jika dalam sebuah jaringan terdapat dua kartu jaringan yang memiliki MAC address yang sama, maka akan terjadi konflik alamat dan komputer pun tidak dapat saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya. Beberapa kartu jaringan, seperti halnya kartu Token Ring mengharuskan pengguna untuk mengatur MAC address (tidak dimasukkan ke dalam ROM), sebelum dapat digunakan.
MAC address memang harus unik, dan untuk itulah, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengalokasikan blok-blok dalam MAC address. 24 bit pertama dari MAC address merepresentasikan siapa pembuat kartu tersebut, dan 24 bit sisanya merepresentasikan nomor kartu tersebut. Setiap kelompok 24 bit tersebut dapat direpresentasikan dengan menggunakan enam digit bilangan heksadesimal, sehingga menjadikan total 12 digit bilangan heksadesimal yang merepresentasikan keseluruhan MAC address. Berikut merupakan tabel beberapa pembuat kartu jaringan populer dan nomor identifikasi dalam MAC Address.
Nama vendorAlamat MAC
Cisco Systems00 00 0C
Cabletron Systems00 00 1D
International Business Machine Corporation00 04 AC
3Com Corporation00 20 AF
GVC Corporation00 C0 A8
Apple Computer08 00 07
Hewlett-Packard Company08 00 09
Agar antara komputer dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya, frame-frame jaringan harus diberi alamat dengan menggunakan alamat Layer-2 atau MAC address. Tetapi, untuk menyederhanakan komunikasi jaringan, digunakanlah alamat Layer-3 yang merupakan alamat IPyang digunakan oleh jaringan TCP/IP. Protokol dalam TCP/IP yang disebut sebagai Address Resolution Protocol (ARP) dapat menerjemahkan alamat Layer-3 menjadi alamat Layer-2, sehingga komputer pun dapat saling berkomunikasi.
  • Menampilkan MAC Address
Beberapa utilitas jaringan dapat menampilkan MAC Address, yakni sebagai berikut:
  1. IPCONFIG (dalam Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003).
  2. WINIPCFG (dalam Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition).
  3. /sbin/ifconfig (dalam keluarga sistem operasi UNIX )

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

►

- Copyright © Trouble Shooting Jaringan - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -